Sunday, January 9, 2011

Berwujud eCard Natal, Malware Jahat Sedot Data Pemerintah AS

WASHINGTON - Selama liburan Natal kemarin, beberapa pegawai pemerintah dan kontraktor menerima kartu Natal elektronik yang mengaku berasal dari Gedung Putih.

Kartu tersebut sebenarnya adalah malware penyapu dokumen.

Seperti yang diberitakan Switched.com, ketika pengguna membuka file ecard tersebut, atau mengklik linknya, maka sebuah trojan akan mencuri dokumen file PDF, Word, dan Excel, lalu trojan tersebut akan mengunggahnya ke sebuah server di negara Republik Belarus.

Blogger Brian Krebs melaporkan bahwa ada sekira 2GB dokumen pemerintah yang diambil dari serangan 'phishing' tersebut.

Lalu menurut NetWitness, serangan ini dilancarkan oleh beragam ZeuS botnet yang membajak 74.000 PC pada bulan Februari tahun lalu.

Krebs bisa mengidentifikasi beberapa korban terakhir dari serangan ini.

Bahkan termasuk seorang analis intelijen dari polisi negara bagian Massachusetts.

Seorang pegawai dari National Science Foundation's Officer of Cyber Infrastructure, dan seorang pegawai dari Financial Action Task Force.

Adalah sebuah masalah jika pegawai pemerintah dan kontraktor menjadi sasaran dari serangan ini.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah pihak pemerintah yang masih terlihat santai dalam menanggapi masalah keamanan di internet.

Sumber :
suaramedia.com