EDINBURGH - Berhati-hatilah dalam menggunakan situs jejaring sosial berbagi lokasi seperti Foursquare, Koprol dan layanan sejenis lainnya.
Seorang pria di Edinburgh, Skotlandia, mengaku dikuntit selama sembilan bulan oleh wanita yang mengikuti pergerakannya di dunia maya.
Kepolisian Lothian and Borders menerima pengaduan dari seorang desainer freelance 26 tahun asal Stockbridge, Edinburgh.
Pria itu mengaku kerap diikuti oleh seorang wanita 22 tahun, yang ditemuinya pada sebuah eksibisi tahun lalu.
Wanita inilah yang telah mengikuti sang perancang secara diam-diam selama sembilan bulan.
Setelah pertemuan eksibisi itu, wanita tersebut mengiriminya email dan SMS serta meneleponnya setiap hari. Wanita itu bahkan kerap muncul di tempat-tempat yang dikunjungi sang pria, meskipun mereka baru saja bertemu.
Diketahui, wanita itu melacak keberadaan korban melalui situs pelacak lokasi Foursquare, dimana user bisa �check in� untuk berbagi informasi seputar keberadaan mereka dengan teman-teman.
Desainer itu akhirnya menghubungi polisi setelah wanita tersebut mengirimkan email ke klien-kliennya serta mengirim sejumlah pesan dengan nama palsu dan berpura-pura tertarik mempekerjakan dirinya.
Derek Graham, yang bekerja untuk Unit Investigasi Internet Kepolisian Lothian and Borders, mengklaim bahwa ini merupakan kasus pertama yang ditemuinya.
"Foursquare kini telah merajalela. Facebook pun meluncurkan aplikasi serupa dimana anda bisa memberitahukan lokasi anda," ujar Graham.
"Saat ini, semua orang berinteraksi secara online dan hal itu juga memiliki dampak pada kejahatan. Anda harus berhati-hati dengan informasi yang anda berikan (di dunia maya)," lanjutnya.
"Ini adalah insiden pertama yang saya temui tapi semua orang harus berhati-hati"
"Masalah ini sangat mungkin menjadi lebih besar. Interaksi online tidak akan menghilang, jadi orang-orang setidaknya harus waspada," tuntas Graham seperti diberitakan Telegraph.
Sumber :
suaramedia.com
Sumber :
suaramedia.com

